Menu Diet Seimbang

menu diet-seimbangSebuah menu disebut menu seimbang apabila bagian terbesar dari porsi makan di penuhi oleh karbohdirat (sekitar 65% berasal dari nasi atau mie, roti atau sagu kalau bukan jagung), 20% berasala dari menu berlemak (minyak goreng, mentega, santan, gaij, daging, ikan) dan 15% menu protein (tahu, tempe, telur, ikan, daging).

Satu hal harus tetap terjaga : senantiasalah menyusun menu seimbang, yakni porsi terbanyak berasal dari karbohidrat, disusul porsi protein dan paling sedikit porsi menu berlemak yang takarannya memadai untuk memelihara stabilnya berat badan ideal.

Salah satunya menjalankan diet seimbang, yaitu mengkonsumsi makanan sehari-hari yang berkualitas dan mengandung berbagai zat gizi. Jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehingga manfaatnya optimal. Asupan karbohdirat, lemak, protein, vitmain dan mineral harus seimbang dan kontinu. Berikut ini beberapa pola makan yang sehat untuk menu diet seimbang :

1. Mengkonsumsi makanan rendah lemak dan rendah kolesterol

Misalnya mengkonsumsi susu tanpa lemak dan mengurangi konsumsi daging. Lebih baik mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh daripada mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh. Hindari penggunaan santan kental dan minyak goreng yang telah dipakai berulang-ulang karena dapat meningkatkan kadar kolesterol. Kurangi konsumsi makanan yang digoreng.

2. Mengkonsumsi makanan berserat

Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti gandum, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan. Makanan ini sangat berguna karena dapat menyerap kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh.

3. Mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan

Buah-buahan seperti apel, jeruk, pepaya, wortel, stroberi dan labu banyak mengandung antioksidan. Selain itu, mengandung vitamin C dan E yang dapat mencegah penyakit jantung.

4. Mengatur jumlah asupan dari berbagai sumber makanan

Karbohidrat (45-65 persen dari kebutuhan kalori total), didapatkan dari nasi, sereal (karbohidrat kompleks) atau gandum, gula pasir (karbohidrat simpleks, syaratnya kurang dari 10 persen dari kebutuhan kalori total).

- Protein (12-20 persen kebutuhan kalori total), didapatkan dari protein hewani dan nabati.

- Lemak (35-30 persen kebutuhan kalori total), pilih lemak jenuh dari omega 3 seperti biji buah beri, kacang merah, dan kacang pinto, serta salmon.

- Sayuran dan buah-buahan (5-6 porsi sehari)

- Air 8 gelas per hari

5. Menghitung jumlah kalori yang di konsumsi setiap hari

Anda perlu menghitung kebutuhan kalori per hari untuk mengatur menu lengkap seimbang. Kebutuhan kalori individu per hari dipengaruhi sejumlah faktor, seperti umur, tinggi dan berat badan, jenis kelamin, hingga kondisi fisik saat pengukuran.


>>> Pelangsing Herbal Alami Untuk Menurunkan Berat Badan, Mengecilkan Perut Buncit, Membakar Lemak dan Menekan Nafsu Makan Berlebih, Untuk Pria dan Wanita! Klik Detail Disini!


This entry was posted in Menu Diet and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>